Tips cara setting angin motor dengan baik dan benar – Seringkali terjadi gangguan pada motor kita.
Biasanya kita merasa motor kita terasa berat saat ditarik gasnya. Pasti kita
meresa tidak nyaman dengan keadaan ini. Salah satu penyebab motor berat saat di
tarik gas adalah terjadi setelan yang pas pada
karburator. Sebaenarnya kita bisa menyeting sendiri sob, tapi jangan
asal-asalan ya, nanti bukan malah jadi bener tapi malah jadi rusak....hehe. tapi
jangan kawatir sob, ini da sedikit tips cara menyeting karburator.
1.
Pada saat kondisi mesin dingin
·
Nyalakan motor dan putar setelan stasioner
sampai ke putaran yang terasa mrebet.
·
Kemudian putar setelan angin karburator kekanan
sampai terasa mesin mau mati
·
Setelah itu putar kekiri sampai suara mesin
tertinggi atau putaran mesin tidak mrebet
·
Turunkan putaran stasioner ke putaran mesin yang
anda inginkan
Kelebihan seting karburator pada
kondisi dingin adalah menghilangkan mbrebet pad saat mesin masih dalam keadaan
dingin.
Kekurangannya yaitu ketike mesin
panas dimungkinkan putaran stasioner
mesin menjadi lebih tinggi.
2.
Pada saat kondisi mesin panas
·
Turunkan putaran stasioner ke putaran mesin
dengan cara dengerin suara mesin yang terus naik seiring putaran setelan angin
berlawanan jarum jam. Pada saat terus meninggi maka adasaat dimana suara mesin
akan turun,nah disitu kita bisa tentukan mau stel basah atau kering.
Basah: pada saat kondisi mesin terkencang
Kering: pada saat mesin turun dari naik RPM setelan angin sebelumnya.
Kelebiahan : pada saat kondisi mesin sudah panas membuat mesin dalam
kondisi prima saat kondisi apapun.
Kekurangan
: yaitu setelah stasioner terlalu rendah maka di pagi hari motor juga susah
stasioner. Karena saat mesin dingin ruang pembakaran belum sepenuhnya terisi
campuran bahan bakar.
No comments:
Post a Comment